UAS-PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI-KAMPUS ITBI MEDAN

Nama: Falensius Mendrofa 

Kelas: Pagi

Jurusan: Teknik Industri 


Jawaban 👇

1.Jenis model penelitian! 

Model Model Dalam Riset Operasi

2

  1. Model ikonik

Model ikonik adalah suatu penyajian fisik yang tampak seperti aslinya dari suatu sistem nyata dengan skala yang berbeda. Contoh : Mainan anak-anak, Maket, Foto, dan lain-lain.

  1. Model analog

Model analog adalah suatu model yang menyajikan suatu analogi dari keadaan nyata. Model analog lebih abstrak dibanding model ikonik, karena tidak kelihatan sama antara model dengan dunia nyata.

Contoh: Kurva Permintaan, Peta, Jaringan pipa air, dan lain-lain.

  1. Model simbolik

Bentuk model yang paling abstrak dan biasa digunakan daam bidang riset operasi dan pada kenyataannya, riset operasi biasanya disinonimkan dengan suatu formulasi dan menggunakan suatu bentuk khusus dari model simbolik yang dsebut dengan model matematis. Model simbolik menggunakan huruf, angka, dan simbol yang lain untuk menyajikan karakteristik dan properti dari suatu system yang dimodelkan.

Contoh : persamaan, bagan, kalimat-kalimat tertulis.

  1. Model matematis

Model matematis mencakup model-model yang mewakili situasi riil sebuah sistem yang berupa fungsi matematik.

  1. Model matematis deskriptif

Suatu model yang mendeskripsikan bebe


rapa aspek dari sistem yang dimodelkan, seperti keadaan pada masa datang atau karakteristik operasi.

  1. Model matematis normatif

Biasanya disebut model dengan masalah pengambilan keputusan. Masalah pengambilan keputusan adalah masalah yang harus diputuskan oleh satu atau lebih pembuat keputusan.


2.beberapa keuntungan menggunakan model adalah 👇

  • membimbing dalam mendesign memprotokol, karena protokol yang beroperasi di layer tertentu itu dapat menjalankan tugasnya dilayer tertentu itu dan juga dapat memberikan informasi kepada layer diatasnya atau dibawahnya
  • perangkat atau aplikasi dari beberapa vendor dapat saling kompatibel
  • mencegah terjadinya perubahan dilayer lain jika ada perubahan teknologi di satu layer
  • dapat mempercepat evolusi teknologi, pengembang fokus pada satu layer saja dan sambil memantau pengaruhnya pada layer yang lainnya
  • memudahkan mempelajari jaringan dari fungsi dan kemampuannya
  • mengurangi kompleksitas karena sudah di kelompokkan kedalam fungsinya masing-masing jadi makin mudah dimengerti
  • menjadi mudah dalam hal troubleshooting karena kita dapat menganalisa problemnya berada di layer berapa bisa dimulai dari layer pertama (bottom-up) dahulu atau dari layer terakhir (top-down)
  • dapat lebih mudah memahami jika ada teknologi jaringan baru karena tiap tiap layer mempunyai kemampuan sendiri sendiri.
3.maksud komponen model adalah Komponen Model. ... Komponen yang satu ini terdiri dari kombinasi antara prosedur, logika, serta model matematik yang berfungsi memanipulasi dan mengolah data input atau data yang tersimpan. Setelah melalui komponen ini, diharapkan data yang diolah akan menghasilkan keluaran atau informasi yang diinginkan.

4.Sebuah sistem adalah suatu entitas yang bisa memelihara 
keberadaannya melalui interaksi yang saling mendukung 
dari setiap bagian yang ada di dalamnya.
● Kunci yang ditekankan disini adalah “interaksi yang saling 
mendukung” (mutual interaction) yang muncul di antara 
bagian-bagian dari sistem tersebut, sepanjang waktu, yang 
memelihara sistem itu sendiri.
● Definisi dari Sistem ini berdampak pada sesuatu antara 
penyebab dan dampak/akibat. Lebih dari sekedar bahwa A 
mempengaruhi B, terdapat pula dampak/implikasi bahwa B 
juga mempengaruhi A.
● Contoh dari sistem antara lain : particle, atom, molecule, 
cell, organ, perseorangan, komunitas, negara, bangsa, dunia, 
sistem tata surya, galaksi, and alam semesta

5.Apa itu Theory of Constraint? Pengertian Manajemen Constraint atau yang lebih dikenal sebagai Theory of Constraint (TOC)merupakan sebuah teori dalam ilmu manajemen bisnis untuk mencapai keuntungan melalui identifikasi terhadap kendala-kendala yang dialami perusahaan dan kemudian mencari solusi untuk mengatasi kendala tersebut.

TOC merupakan filosofi manajemen yang pertamakali diperkenalkan oleh Dr. Elihayu M. Goldratt dalam bukunya “The Goal” tahun 1984. TOC kemudian berkembang menjadi salah satu faktor penting dalam ilmu manajemen (baca: Pengertian Manajemen).

Tujuan Theory of Constraint atau manajemen constraint (manajemen kendala) adalah untuk mencapai keuntungan perusahaan secara maksimal. Sehingga teori ini dalam kajian manajemen berfokus pada peningkatan laba.Fitur tersebut disebut dengan constraint. Berikut adalah beberapa contoh constraint yang terdapat dalam produk DBMS, yaitu: PRIMARY KEY, FOREIGN KEY, UNIQUE, CHECK, NOT NULL. Tentunya jenis-jenis constraint tersebut dapat berbeda untuk masing-masing DBMS yang ada di pasaran saat ini.

6.jenis problem 👇

Sebagaimana dinyatakan dalam definisi manajemen kendala di atas, untuk menghasilkan manajemen kendala yang optimal, manajer harus fokus pada 3 ukuran kinerja manajemen utama, yaitu:

  • Throughput: tingkat kemampuan perusahaan menghasilkan uang melalui pemasaran.
  • Persediaan: biaya perusahaan untuk mengkonversi bahan baku menjadi throughput melalui proses produksi.
  • Biaya operasional: semua biaya yang harus dikeluarkan untuk mengubah inventaris menjadi throughput.
7.Dalam dunia psikologi, kita mengenal kata “Heuristik” yang berarti menemukan atau mencari. “Menemukan” atau “mencari” di sini berarti usaha untuk menemukan jawaban atau jalan keluar atas suatu pilihan atau masalah.

Terdapat dua macam heuristik yang dikenal dalam dunia psikologi, yaitu: (1) heuristik keterwakilan (representative heuristic) dan (2) heuristik ketersediaan (availability heuristic).Heuristik keterwakilan adalah sebuah strategi dalam melakukan penilaian berdasarkan tingkat kemiripan suatu stimuli atau peristiwa dengan stimuli, peristiwa atau kategori lainnya yang berhubungan dengan stimuli yang dibandingkan.

Dengan kata lain, seseorang yang melakukan heuristik keterwakilan berpikir bahwa jika seseorang atau sesuatu memiliki banyak ciri-ciri yang sama dengan suatu kelompok orang atau benda, maka terdapat banyak kemungkinan bahwa seseorang atau sesuatu tersebut adalah bagian dari kelompok tersebut. Baca juga: stimulus kontrol dalam modifikasi perilaku.

Heuristik ketersediaan adalah sebuah strategi untuk membuat keputusan berdasarkan kemudahan suatu informasi tertentu muncul dalam pikiran.

Hal ini berarti, semakin mudah informasi ditangkap dan diingat, maka semakin besar pengaruhnya bagi seseorang untuk mengambil keputusan.Contoh Heuristik Keterwakilan

  1. Apabila ada seseorang yang memakai sorban dan baju putih, berbicara santun dan sering pergi ke masjid untuk memberikan ceramah, tanpa berpikir panjang, masyarakat dengan mudah akan berpikir bahwa orang tersebut adalah ustaz/ kyai.
  2. Seorang sekretaris sebuah perusahaan besar yang setiap hari pulang-pergi dengan mobil dan sering melakukan perjalanan dinas ke luar negeri biasa dianggap sebagai orang kaya/ sosialita, walaupun orang-orang yang mengasumsikan hal itu tidak mengenalnya.
  3. Masyarakat akan dengan cepat mengasumsikan seseorang sebagai orang jahat/ preman jika orang tersebut adalah laki-laki gondrong yang memakai baju sobek-sobek dan tidak rapi dengan tato di mana-mana.
  4. Jika seseorang memiliki pembawaan yang ramah, teratur dan sedikit pemalu kemudian dia memiliki banyak sekali koleksi buku di rumahnya, tanpa menanyakan apa jenis pekerjaannya, masyarakat sekitar biasanya akan langsung menebak bahwa dia adalah seorang pustakawan.

Contoh Heuristik Ketersediaan

  1. Secara logika, manusia memang cenderung mengambil keputusan berdasarkan informasi yang mudah diingat karena mereka cenderung berpikir bahwa informasi yang mudah diingat pastilah penting sehingga harus menjadi penentu dalam pengambilan keputusan. Hal ini bisa dilihat dari kecenderungan orang akan membeli suatu produk yang sering mereka lihat dari iklan di televisi. Semakin sering mereka melihat iklan suatu produk, semakin mereka berpikir bahwa produk tersebut pastilah bagus dan pilihan terbaik. Anda juga bisa membaca peran psikologi dalam strategi pemasaran produk dan strategi pemasaran dalam psikologi konsumen.
  2. Strategi heuristik sering membuat orang yang mempraktikkannya melebih-lebihkan hal yang mungkin terjadi sebagai lanjutan dari informasi tersebut. Misalnya, ketika seseorang sering menonton berita tentang kecelakaan pesawat yang dramatis, seperti tenggelam di laut atau menabrak gunung, maka orang tersebut akan cenderung tidak memilih pesawat untuk mengantarnya bepergian.
  3. Jika diteruskan, heuristik ini juga bisa mengarahkan seseorang pada trauma. Contohnya, jika dia sering dicampakan oleh kekasihnya, maka dia mungkin akan memilih untuk tidak memiliki kekasih selamanya.
8.maksud dari solusi optimal adalah

Di antara solusi yang mungkin, terdapat solusi yang dapat meminimalkan atau memaksimalkan fungsi objektif, solusi yang demikian ini disebut sebagai solusi optimal.

Contohnya 👇

BAYU FURNITURE memproduksi 2 jenis produk yaitu meja dan kursi 

yang harus diproses melalui perakitan dan finishing. Proses perakitan 

memiliki 60 jam kerja sedang proses finishing memiliki 48 jam kerja. Untuk 

menghasilkan satu meja dibutuhkan 4 jam perakitan dan 2 jam finishing, 

sedangkan satu kursi membutuhkan 2 jam perakitan dan 4 jam finishing. 

Laba untuk tiap meja $8 dan tiap kursi $6. Sekarang kita harus 

menentukan kombinasi terbaik dari jumlah meja dan kursi yang harus 

diproduksi, agar menghasilkan laba maksimal.

9.

Pengertian Robust Design Dalam Perancangan Produk


Pada saat ini perkembangan keilmuan di bidang optimasi perancangan (design optimization) meningkat begitu pesat. Perkembangan ini selaras dengan kompetisi di era globalisasi yang menuntut semua bidang untuk melakukan efesiensi dan optimasi. Pada bidang perancangan, proses optimasi dilakuan dengan tujuan diantaranya adalah untuk mereduksi waktu, biaya, serta meningkatkan kualias dan keakuratan hasil rancangan. Pengurangan waktu, biaya dan peningkatan kualitas rancangan mutlak dilakukan untuk menghasilkan produk yang kompetitif. 
Robust design atau robust process didefinisikan sebagai kinerja atau hasil yang diharapkan meskipun dalam kondisi yang tidak ideal seperti variasi proses manufaktur ataupun batasan operasi (range of operating situation). Kita dapat menggunakan istilah gangguan atau noise untuk menggambarkan variasi yang tidak terkendali yang dapat mempengaruhi kinerja, dan kita dapat menyatakan kualitas produk seharusnya robust terhadap faktor-faktor gangguan.
Robust design adalah aktivitas pengembangan produk untuk menyempurnakan kinerja produk sambil meminimumkan pengaruh gangguan atau noise. Dalam robust design, kita memanfaatkan eksperimen dan analisis data untuk mengidentifikasi robust setpoint untuk perancangan yang dapat dikendalikan.
Suatu robust setpoint dapat merupakan kombinasi dari nilai-nilai parameter perancangan untuk mencapai kinerja produk yang diharapkan dalam batasan kondisi operasi dan variasi manufaktur. Secara konseptual, robust design adalah mudah untuk dimengerti .
Akan terdapat banyak kombinasi nilai-nilai parameter yang akan menghasilkan kinerja yang diinginkan. Akan tetapi beberapa kombinasi ini lebih sensitif terhadap variasi yang tidak terkendali dibandingkan yang lain. Karena produk pada kenyataannya akan selalu berhadapan dengan berbagai faktor gangguan, maka sebaiknya kita memilih nilai-nilai parameter yang kurang sensitif terhadap variasi yang tidak terkendali. Proses perancangan robust dalam prakteknya menggunakan pendekatan eksperimen untuk memperoleh robust setpoint. Variasi manufaktur akan timbul pada setiap penyetelan (setpoint) yang dipilih, sehingga nilai aktual tidak sesuai dengan yang dispesifikasikan. 
Sesuai dengan isu umum pengembangan produk, makin awal pertimbangan robust dilakukan dalam proses pengembangan produk, makin baik hasil robus yang diperoleh. Eksperimentasi perancangan robust dapat dilakukan dalam fase pengembangan konsep sebagai cara untuk menyempurnakan spesifikasi dan memantapkan target kinerja yang realistik.
Disamping sangat bermanfaat mempertimbangkan robust produk seawal mungkin pada tahap konsep, eksperimen untuk perancangan robust banyak digunakan dalam fase perancangan rinci sebagai cara untuk menjamin kinerja produk yang diharapkan dalam kondisi yang bervariasi. Dalam perancangan rinci, aktivitas perancangan robust juga dikenal sebagai perancangan parameter, karena didalam implikasinya, kita menetapkan setpoint yang tepat untuk parameter perancangan di bawah kendali kita. Parameter ini dapat meliputi ; material produk, dimensi, toleransi, proses manufaktur, dan instruksi operasi.

10.Pengertian biaya controllable adalah biaya yang pada tingkat manajemen tertentu atau yang secara langsung dapat dipengaruhi manajer tertentu


🙏TERIMAKASIH🙏

UAS
ITBI JAYA ✊









Komentar